
Pandeglang – Memasuki hari ke-17 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang, semangat pengabdian personel Satgas bersama masyarakat di Kecamatan Patia tetap menyala. Berbagai sasaran fisik terus dikebut agar dapat selesai tepat waktu, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi warga Desa Pasirgadung dan Desa Simpangtiga, Jum’at (31/7/2026).
Sejak pagi, aktivitas di lokasi TMMD sudah terlihat sibuk. Personel Satgas bersama warga bergotong royong melanjutkan pengerasan jalan yang menjadi akses penghubung antarwilayah. Dengan peralatan sederhana dan semangat kebersamaan yang tinggi, pekerjaan dilakukan secara bertahap demi memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga.
Bagi masyarakat, jalan yang sedang dibangun bukan sekadar infrastruktur. Akses tersebut menjadi harapan baru untuk memperlancar aktivitas sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil pertanian, mempermudah anak-anak menuju sekolah, hingga mempercepat akses menuju fasilitas kesehatan dan pusat perekonomian.
Meski harus bekerja di bawah terik matahari, semangat personel Satgas TMMD tidak pernah surut. Mereka terus berbaur dengan masyarakat, saling membantu mengangkat material, meratakan badan jalan, dan memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai target.
Suasana kebersamaan menjadi pemandangan yang selalu menghiasi lokasi TMMD. Warga dari berbagai kalangan datang secara sukarela untuk ikut bergotong royong. Kehadiran mereka bukan hanya membantu mempercepat pekerjaan, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembangunan akan berhasil apabila dilaksanakan dengan semangat persatuan.
Komandan SSK TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang, Kapten Inf. Masalirohman, mengatakan bahwa pengabdian TNI melalui TMMD merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat desa.
“Memasuki hari ke-17, kami terus menjaga semangat dan kekompakan bersama warga. Keberhasilan TMMD bukan hanya ditentukan oleh selesainya pembangunan fisik, tetapi juga oleh kuatnya kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung. Kami optimistis seluruh sasaran dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga menjadi modal penting untuk menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selain mengerjakan sasaran fisik, personel Satgas juga memanfaatkan waktu istirahat untuk berinteraksi dengan warga. Mereka berbincang santai, mendengarkan berbagai masukan, serta memberikan motivasi agar semangat gotong royong tetap terjaga meskipun program TMMD nantinya telah selesai.
Hubungan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD telah menciptakan kedekatan emosional antara prajurit dan masyarakat. Anak-anak dengan penuh antusias menyapa anggota Satgas yang melintas, sementara para orang tua merasa terbantu dengan kehadiran TNI yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga hadir sebagai bagian dari kehidupan masyarakat desa.
Pelaksanaan TMMD Ke-129 menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tetap terpelihara. Setiap pekerjaan yang dilakukan bersama menghadirkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, serta semangat gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa dalam membangun daerah dari pelosok desa.
Memasuki hari ke-17, progres pembangunan terus menunjukkan hasil yang positif. Dengan semangat pengabdian yang tidak pernah surut, Satgas TMMD Kodim 0601/Pandeglang bersama masyarakat optimistis seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dapat diselesaikan sesuai rencana, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Patia.
TMMD bukan sekadar menghadirkan jalan baru atau sarana pendukung lainnya. Lebih dari itu, program ini meninggalkan jejak persaudaraan, kepercayaan, dan semangat gotong royong yang akan terus hidup di tengah masyarakat, menjadi fondasi penting bagi kemajuan desa di masa mendatang.
