Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang Rapikan Susunan Batu, Pastikan Kualitas Jalan Sesuai Standar

Pandeglang – Memasuki hari ke-19 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026, Satgas TMMD Kodim 0601/Pandeglang terus mengutamakan kualitas pembangunan jalan di Kampung Pangburangan, Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang. Minggu (02/08/2026), personel Satgas tampak fokus menyusun dan merapikan batu pondasi sebagai bagian dari tahapan pengerasan badan jalan.

Pekerjaan yang dilakukan tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga memastikan setiap lapisan konstruksi memiliki kekuatan dan daya tahan yang baik. Batu-batu disusun secara teliti agar membentuk pondasi yang kokoh sebelum proses pengerasan dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Di bawah cuaca yang cukup terik, para personel Satgas bekerja penuh ketelitian. Sebagian prajurit mengatur posisi batu satu per satu, sementara personel lainnya melakukan pemeriksaan terhadap kerataan badan jalan agar hasil pekerjaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Komandan SSK TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang, Kapten Inf. Masalirohman, mengatakan bahwa setiap tahapan pembangunan menjadi perhatian serius karena jalan tersebut nantinya akan dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami tidak hanya berupaya menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, tetapi juga memastikan kualitasnya benar-benar baik. Jalan yang dibangun melalui TMMD harus kuat, aman, dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat selama bertahun-tahun,” ujarnya.

Menurutnya, ketelitian dalam menyusun lapisan pondasi merupakan bagian penting dari proses pembangunan. Pondasi yang baik akan menjadi penopang utama sehingga jalan lebih awet dan mampu menahan beban kendaraan yang melintas setiap hari.

Program TMMD Ke-129 menjadi bukti nyata pengabdian TNI kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Kehadiran jalan yang lebih layak diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta membuka akses yang lebih mudah menuju pusat pelayanan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.

Selain sasaran fisik, pelaksanaan TMMD juga memperkuat semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Nilai gotong royong yang tumbuh selama proses pembangunan menjadi modal penting dalam mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top