Pengajian Satgas TMMD 129 dan Warga Pangburangan, Hangatkan Kebersamaan di Pandeglang

Pandeglang – Malam di Kampung Pangburangan, Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia, terasa lebih hangat dari biasanya. Di sela padatnya aktivitas membangun jalan dan berbagai sasaran fisik TMMD Ke-129, anggota Satgas TMMD Kodim 0601/Pandeglang memilih menghabiskan malam dengan duduk bersama warga mengikuti pengajian, Sabtu (01/08/2026).

Tak ada sekat antara prajurit dan masyarakat. Mereka duduk melingkar di atas tikar, mendengarkan tausiyah, melantunkan doa, lalu berbincang akrab layaknya keluarga yang telah lama saling mengenal. Kebersamaan sederhana itu menjadi potret nyata bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan desa, tetapi juga tentang membangun hati dan mempererat tali persaudaraan.

Komandan SSK TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang, Kapten Inf. Masalirohman, mengatakan bahwa kebersamaan dalam kegiatan keagamaan menjadi salah satu cara memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.

“Kami datang bukan hanya membawa alat kerja, tetapi juga ingin menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Pengajian ini menjadi ruang untuk saling mengenal, saling mendoakan, dan memperkuat kebersamaan,” ungkapnya.

Bagi warga Kampung Pangburangan, kehadiran anggota Satgas di majelis pengajian memberikan kesan mendalam. Mereka melihat prajurit TNI tidak hanya hadir saat bekerja di lapangan, tetapi juga ikut menyatu dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Di tengah suasana penuh kekhidmatan, doa-doa dipanjatkan agar seluruh rangkaian TMMD Ke-129 berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi warga. Momen sederhana itu menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah program pembangunan tidak hanya diukur dari panjangnya jalan yang dibangun, tetapi juga dari eratnya persaudaraan yang tumbuh di antara mereka yang bergotong royong.

Pengajian malam itu pun menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat lahir dari kedekatan, kepedulian, dan kebersamaan yang dibangun dengan tulus. Dari sebuah rumah sederhana di Kampung Pangburangan, nilai-nilai persaudaraan itu terus tumbuh, menguatkan semangat membangun desa bersama.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top